Pemkab Deli Serdang dan PT KAI Sepakati Pengembangan Ruang Terbuka Hijau di Eks Stasiun Deli Tua

Pembangunan infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan adalah salah satu isu utama di banyak daerah, terutama ketika menyangkut keseimbangan antara kebutuhan akan ruang publik dan pemukiman. Di Deli Serdang, langkah signifikan telah diambil oleh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara. Kedua pihak telah sepakat untuk mengembangkan ruang terbuka hijau di kawasan eks stasiun Deli Tua yang mencakup area seluas sekitar empat hektare. Kesepakatan ini, yang ditandatangani di Kantor Bupati, merupakan langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih teratur, nyaman, dan ramah bagi masyarakat.
Transformasi Kawasan Eks Stasiun Deli Tua
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menyampaikan bahwa kawasan yang selama ini menjadi titik keramaian bagi masyarakat dan pedagang akan diubah menjadi ruang terbuka hijau. “Kondisi saat ini menunjukkan pertumbuhan jumlah pedagang yang tidak teratur, menyebabkan kekacauan. Oleh karena itu, kami berencana untuk memindahkan mereka ke lokasi baru di Pasar Old Town yang telah disiapkan,” jelasnya.
Peran Penting Sinergi dengan PT KAI
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan PT KAI sangat penting karena kawasan yang akan dikembangkan adalah aset milik perusahaan tersebut. Kesepakatan ini akan diikuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih komprehensif. “Kami berharap PT KAI terus berkolaborasi untuk menjadikan wajah Deli Tua lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya. Ia juga menekankan bahwa proses penataan akan dilakukan dengan pendekatan manusiawi melalui sosialisasi dan penyediaan solusi bagi masyarakat yang mungkin terdampak.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Vice President Divisi Regional I Sumatera Utara, Muh. Tri Setyawan, menyambut baik inisiatif ini. Ia menegaskan komitmen PT KAI untuk mendukung pembangunan daerah. “Kami akan melanjutkan pembahasan detail dalam PKS agar hasilnya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung pengelolaan aset PT KAI secara maksimal,” ungkapnya.
Keterlibatan Aparat Keamanan
Kepala Bagian Perencanaan Polrestabes Medan, Sopar Hutasoit, yang hadir mewakili Kapolrestabes, juga menyatakan dukungan terhadap proyek ini. Ia berkomitmen untuk melakukan koordinasi terkait skema pengamanan dan sosialisasi yang diperlukan. Dukungan yang serupa juga diberikan oleh Kodim 0201/Medan, yang siap mendukung penuh pelaksanaan kerja sama ini untuk menciptakan kawasan yang tertib dan bebas dari kemacetan.
Memperkuat Komitmen untuk Ruang Terbuka Hijau
Ruang terbuka hijau memainkan peranan yang sangat penting dalam memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan adanya pengembangan ini, diharapkan Deli Tua dapat menjadi kawasan yang tidak hanya lebih indah secara visual, tetapi juga lebih fungsional bagi warganya. Ruang terbuka hijau yang direncanakan akan memberikan manfaat seperti:
- Menawarkan area rekreasi bagi masyarakat.
- Meningkatkan kualitas udara di lingkungan sekitar.
- Menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi sosial.
- Memberikan habitat bagi flora dan fauna lokal.
- Menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan.
Langkah Selanjutnya
Langkah-langkah selanjutnya dalam pengembangan ruang terbuka hijau ini akan melibatkan perencanaan yang matang. Ini termasuk penentuan jenis tanaman yang akan ditanam, penyediaan fasilitas publik seperti tempat duduk, jalur pejalan kaki, dan area bermain anak-anak. Semua ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang seimbang antara alam dan aktivitas manusia.
Pentingnya Partisipasi Masyarakat
Untuk mencapai tujuan ini, partisipasi masyarakat sangatlah penting. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang merencanakan beberapa kegiatan sosialisasi untuk melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pengembangan. Dengan melibatkan warga, diharapkan akan tercipta rasa memiliki terhadap ruang terbuka hijau yang akan dibangun.
Strategi Sosialisasi dan Edukasi
Strategi sosialisasi yang akan dilakukan meliputi:
- Penyelenggaraan forum diskusi dengan masyarakat setempat.
- Penyebaran informasi melalui media sosial dan poster di area publik.
- Pelibatan kelompok masyarakat dalam kegiatan penanaman pohon.
- Pengadaan workshop mengenai manfaat ruang terbuka hijau.
- Pengumpulan masukan dari masyarakat terkait desain dan fasilitas yang diinginkan.
Membangun Kesadaran Lingkungan
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat. Edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan akan menjadi bagian integral dari pengembangan ruang terbuka hijau. Dengan pengetahuan yang tepat, diharapkan masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan ruang terbuka hijau yang akan dibangun.
Peluang untuk Ekonomi Lokal
Pembangunan ruang terbuka hijau ini juga diharapkan dapat memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Dengan meningkatnya kunjungan ke area tersebut, pedagang lokal berpotensi untuk mendapatkan keuntungan dari peningkatan jumlah pengunjung. Oleh karena itu, relokasi pedagang ke Pasar Old Town diharapkan dapat mendukung ekonomi lokal sekaligus menjaga ketertiban di kawasan Deli Tua.
Kesimpulan Proyek Pengembangan Ruang Terbuka Hijau
Secara keseluruhan, kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan PT KAI untuk pengembangan ruang terbuka hijau di eks Stasiun Deli Tua adalah langkah penting menuju perkembangan yang lebih baik. Dengan melibatkan berbagai pihak, baik dari pemerintah, perusahaan, aparat keamanan, dan masyarakat, proyek ini diharapkan dapat menjawab tantangan urbanisasi yang dihadapi Deli Serdang. Melalui upaya bersama, Deli Tua akan menjadi daerah yang lebih nyaman, tertib, dan ramah lingkungan bagi semua warganya.





